Wednesday, November 4, 2015

Tentang Cinta Dalam Kehidupan Kita

Tentang Cinta Dalam Kehidupan Kita Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“There is a comfort in the strength of love: ‘Twill make a thing endurable, which else would overset the brain, or break the heart. – Ada kedamaian dalam kekuatan cinta: ‘Mereka (cinta) akan menjadikan sesuatu berjalan dengan baik, dimana yang lain dapat menyebabkan pusing atau patah hati.” ~ William Wordsworth

Pada 23 November 2006 saya diundang dalam sebuah seminar motivasi National Achievers Congress 2006. Kebetulan dua di antara empat pembicara dalam seminar tersebut adalah teman lama saya, yaitu Happy S. Tjandra, penulis buku Motiv-8, dan Darmadi Darmawangsa, penulis buku Fight Like A Tiger, Win Like A Champion. Sedangkan dua pembicara yang lainnya adalah Tony Christiansen dari Selandia Baru dan Dwi Krismawan.

Materi motivasi dari pembicara terakhir yang saya sebutkan tadi benar-benar menginspirasi saya tentang peran cinta dalam kehidupan. Dwi Krismawan mengungkapkan bagaimana ia terbebas dari jurang keterpurukan dan berhasil menciptakan kehidupan yang penuh kebahagiaan. Cinta telah berperan sangat penting dalam kehidupannya.

Sebenarnya cinta begitu penting bagi siapa pun di dunia ini seperti tubuh memerlukan oksigen. Seorang filosof seperti
... baca selengkapnya di Tentang Cinta Dalam Kehidupan Kita Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Tuesday, November 3, 2015

(Bukan) Bernalar, (Tapi) Berakal

(Bukan) Bernalar, (Tapi) Berakal Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Konsep dan pengertian tentang sesuatu adalah hasil penalaran berpikir berbasiskan pengamatan inderawi (observasi empirik). Pola pemahaman berdasarkan pengamatan kejadian sejenis membentuk proposisi–proposisi; dan berdasarkan sejumlah proposisi yang diketahui atau dianggap benar, lantas orang menyimpulkan sebuah “teorema baru” yang sebelumnya tidak diketahui. Siklus ini disebut proses menalar.

Me(makai)-nalar identik dengan memanfaatkan jejak probabilitas kejadian masa lalu, sebaliknya mencari akal adalah mengundang posibilitas masa depan. Kesuksesan selalu hal baru, tak pernah berulang; dan merupakan produk akal. Sedang pengulangan sukses tetaplah pengulangan, mudah disampaikan sebagai cerita tentang “peng-alam-an”; dan merupakan produk nalar. Dua cerita berikut menunjukkan beda antara bernalar dan berakal.

Nalar dan Akal Suatu hari, Bernasdus, seorang anak berumur empat tahun, bermain vas bunga porselin yang sangat disakralkan oleh kedua orangtuanya, mengingat benda itu warisan kakek buyut Bernasdus. Kejadian dimulai ketika Bernasdus telanjur memasukkan tangan kanannya ke dalam vas dan tidak dapat menarik kembali keluar dari lubang vas. Ayahnya berusaha keras menolongnya, namun sia-sia karena tangan Bernasdus tetap terpasung di lubang vas. Muncu
... baca selengkapnya di (Bukan) Bernalar, (Tapi) Berakal Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1